20 Jun 2023

Bangun Personal Branding untuk Persiapan Karir Masa Depanmu

Membangun personal branding menjadi hal yang penting di zaman sekarang ini, baik buruknya kita dapat terlihat dari sudut pandang orang lain dan itu sangat berpengaruh untuk membangun kepercayaan mereka ke kita untuk kedepannya. Maka dari itu, mencoba membangun personal branding saat ini akan menjadi faktor keberhasilan diri kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.


APA SIH PERSONAL BRANDING ITU ?


Personal branding adalah perencanaan untuk membentuk citra diri sendiri dengan membawakan keunikan serta potensi yang dimiliki oleh diri kita sehingga kita bisa tampil berbeda dan unggul dalam hal tersebut.


Mungkin sudah banyak yang mengetahui mengenai personal branding dan mengerti bagaimana cara membangunnya yang baik dan benar. Pada artikel kali ini, Pagar Raya ingin memberikan informasi kepada pembaca yang belum sepenuhnya mengetahui personal branding itu seperti apa dan kita disini akan memberi tips kepada Pagaria supaya personal branding kamu menjadi lebih baik.


Sebelumnya yuk kita cari tahu apa sih tujuan membangun personal branding


TUJUAN MEMBANGUN PERSONAL BRANDING


Tujuan utama seseorang membangun personal branding adalah membangun rasa kepercayaan orang lain terhadap diri kita sendiri, selain itu juga memberi tahu kepada orang lain atas keunikan dan kemampuan kualitas diri yang kita miliki. Personal branding juga dapat menunjukkan seberapa ingin kamu dilihat hebat oleh orang lain atas perubahan yang kamu capai selama mempelajari hal baru dan bermanfaat.


MASALAH YANG DIHADAPI KETIKA MEMBANGUN PERSONAL BRANDING


1. Tidak menjadi diri sendiri


2. Tidak ada tujuan dalam membangun personal branding


3. Mengabaikan saran orang lain


4. Tidak berkolaborasi dengan orang lain



BAGAIMANA CARA MEMBANGUN PERSONAL BRANDING YANG BAIK ?

  1. Memiliki fokus yang kuat 

Cobalah untuk memiliki fokus yang kuat dan konsisten saat mulai membangun personal branding. Tetapkan fokus untuk target audiens yang diinginkan. Hal ini akan lebih mudah saat menciptakan konten-konten seputar citra diri dan memudahkan orang lain untuk mendefinisikan diri kalian. Strategi terbaik adalah memilih fokus tertentu dan membiarkannya berkembang seiring berjalannya waktu.

  1. Cari tahu siapa diri kalian 

Hal ini sangatlah penting untuk mendefinisikan siapa diri kalian. Cobalah untuk berintrospeksi dan buatlah daftar kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Kalian bisa memulainya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: 

"Apa keahlian saya?" 

"Apa yang membuat saya termotivasi?" 

"Apa sifat dan karakter diri sendiri yang paling disukai" 

"Bagaimana orang-orang menilai saya dari pandangan pertama" 

"Hal-hal apa saja yang bisa membuat saya bersemangat?" 

Jika kesulitan untuk menjawab hal-hal seperti di atas, coba bertanya kepada keluarga, teman atau kolega kerja tentang bagaimana mereka melihat kalian. Saat telah menyadari dari kepribadian yang dimiliki, kalian akan jauh lebih mudah untuk menerapkan strategi membangun citra diri ini.

  1. Tentukan anda ingin dikenal sebagai apa 

Ini adalah tentang sebuah roadmap yang menentukan ke mana atau sebagai apa kalian akan dikenal. Dengan melakukan hal ini, kalian akan menemui keterampilan dan sifat yang membuat kalian menjadi berbeda serta hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan atau pengetahuan baru apa saja yang perlu dipelajari. Hal ini bisa membuat kalian memiliki langkah yang lebih terukur untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

  1. Tentukan target audiens 

Sebelum mulai membangun personal branding, kalian juga perlu menentukan siapa target audiens-nya. Apakah para CEO? Praktisi HR? Atau para mahasiswa yang sedang mencari mentor untuk skill-skill di dunia kerja? Semakin cepat kalian menentukan target pasarnya, semakin mudah juga bagi kalian pendekatan seperti apa yang akan digunakan dalam konten-konten yang akan dibuat nantinya dan platform apa yang akan dipilih.

  1. Menjadi diri sendiri 

Personal branding harus dibangun dengan cara yang seunik mungkin sehingga kalian akan lebih mudah diingat akan sebuah persepsi yang menjadi tujuan. Cobalah untuk membangun hubungan dengan audiens. Sampaikan dengan kata-kata yang sehari-hari kalian pakai, tidak perlu terlalu formal.

  1. Konsisten

Konsisten di sini berarti kalian akan mudah diingat jika konten yang disajikan memiliki benang merah yang konsisten. Jika memungkinkan, konsistensi ini perlu dijaga, baik secara online atau pun offline. konsistensi di sini juga bisa terapkan dalam bagaimana kalian mengemas konten yang akan ditampilkan, baik itu secara visual ataupun pendekatan yang digunakan. Hal ini akan memudahkan audiens untuk bisa mengenali kalian sekaligus membuat konten-konten kalian lebih unik.

  1. Riset industri dan kenali para ahlinya 

Saat menentukan citra diri seperti apa yang diinginkan, ada baiknya kalian melakukan riset terlebih dahulu industri yang digeluti lebih dalam dan siapa saja orang-orang yang telah terlebih dahulu menjadi top of mind-nya. Oleh karena itu, kalian tetap perlu mencari formula tersendiri agar bisa tampil beda dan unik. Gunakan metode ATM (amati- tiru-modifikasi) mungkin bisa kalian gunakan, tapi tetap ingat poin nomor 4 di atas.

  1. Bangun jaringan (networking

Memiliki komunitas yang satu frekuensi dan minat yang sama akan memudahkan kalian dalam membangun personal branding ini. Cara ini akan membuat kalian mudah diingat dan memiliki lingkar pertemanan profesional yang lebih luas. Semakin banyak koneksi yang dimiliki, akan semakin tinggi juga nilai jangkauan citra diri yang sedang dibangun. Namun, ada yang perlu diingat, koneksi yang dibangun harus mempunyai nilai lebih di dalamnya dan menghasilkan simbiosis mutualisme yang baik. Agar tidak dibilang pansos yang hanya butuh validasi.

KESIMPULAN


Membangun personal branding menjadi penting karena dapat mempengaruhi cara orang lain melihat kita dan membangun kepercayaan. Personal branding adalah perencanaan untuk membentuk citra diri yang unik dan mengunggulkan potensi yang dimiliki. Tujuan utamanya adalah membangun kepercayaan orang lain, menunjukkan keunikan serta kemampuan yang membuat kita unggul, dan ingin dilihat sebagai sosok yang hebat. Tantangan yang dihadapi dalam membangun personal branding antara lain tidak menjadi diri sendiri, tidak memiliki tujuan yang jelas, mengabaikan saran orang lain, dan kurang berkolaborasi dengan orang lain. 


Untuk membangun personal branding yang baik, penting memiliki fokus yang kuat, mengenal diri sendiri, menentukan citra yang diinginkan, dan menargetkan audiens yang spesifik. Selain itu, menjadi diri sendiri, konsisten, dan mengenal industri serta ahlinya juga penting. Bangun jaringan dengan komunitas sejenis untuk memperluas lingkaran pertemanan profesional dengan nilai dan simbiosis mutualisme yang baik.



“Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself. "

- GEORGE BERNHARD SHAW



Sumber : dari berbagai sumber

Penulis : Felda Elysia Damayanti


Add Comments


EmoticonEmoticon