Tidak dapat disangkal, seringkali rasa insecure muncul dan tidak dapat dihindari kedatangannya. Menurut Cambridge Dictionary, insecure merupakan rasa kurang percaya diri dan tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab munculnya rasa insecure.
Menurut Eric Patterson, seseorang konselor profesional dari pennsylvania, beberapa faktor yang menyebabkan rasa insecure adalah kurangnya dukungan emosional dari orang orang terdekat, kurangnya kepuasan fisiologis atau bisa disebut kebutuhan sandang, pangan dan papan, serta kurangnya kecerdasan intelektual, emosional maupun akademis.Sebagai manusia yang tidak terlahir dengan kesempurnaan, kita semua pasti memiliki kekurangan. Insecure selalu menjadi perasaan negatif yang tidak diinginkan dan membuat kita merasa terbebani. Kita harus berhati-hati karena rasa insecure dapat memberi pengaruh negatif untuk dirimu. Misalnya seperti mengganggu aktivitas sehari-hari, menghambat sosialisasi,menghambat kinerja dan proses belajar, bahkan bisa sampai mengganggu kesehatan fisik dan mental.
Namun, mari bersama sama kita lihat rasa insecure dari sisi lain. Sebenarnya, merasa insecure merupakan suatu hal yang wajar dan manusiawi. Bankan, rasa insecure dapat menjadi langkah kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Are you sure about that? Yuk kita simak penjelasannya mengenai The Dunning Kruger Dua orang psikolog asal Amerika yang bernama Dunning dan Kruger, mengemukakan konsep “The Dunning - Kruger Effect” yaitu bisa bias kognitif yang terjadi saat seseorang cenderung keliru atau berlebihan dalam menilai kemampuannya, dan tidak bisa melakukan metakognisi sehingga tidak menyadari akan keterbatasan yang ada dalam dirinya. John Flavell (1976) mengartikan metakognisi sebagai proses berpikir lebih mendalam tentang cara berpikir itu sendiri (thinking about thinking) atau pengetahuan seseorang tentang proses berpikirnya. Bagaimana “The Dunning Kruger Effect“ Terkait dengan Insecurity:
A. Perasaan Insecure Akibat Persepsi yang Salah
Orang-orang dengan "The Dunning - Kruger Effect" mungkin merasa sangat percaya diri meskipun sebenarnya mereka kurang kompeten. Mereka juga mungkin merasa insecure ketika mereka menyadari bahwa keyakinan percaya diri mereka tidak sesuai dengan kenyataan. Persepsi yang salah ini dapat menyebabkan rasa tidak aman karena mereka merasa tertinggal atau tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sebenarnya lebih kompleks daripada yang mereka bayangkan.
B. Siklus Ketidakpercayaan Diri
Siklus ketidakpercayaan diri dapat terjadi pada orang yang tidak dapat melakukan metakognisi, yang berarti merenungkan bagaimana mereka berpikir dan bertindak. Mereka sering meragukan kemampuan mereka dan tidak melihat kemajuan yang telah mereka capai.Karena mereka tidak dapat mengakui pertumbuhan mereka sendiri, siklus ini dapat meningkatkan rasa insecure.
C. Perbandingan Sosial dan Perasaan Insecure
Orang dengan "The Dunning - Kruger Effect" seringkali tidak menyadari keterbatasan mereka dan merasa lebih baik daripada orang lain. Namun, ketika mereka berinteraksi dengan orang yang lebih kompeten, mereka dapat merasa kurang percaya diri dan rendah diri karena menyadari perbedaan dalam kemampuan mereka.
Meskipun "The Dunning - Kruger Effect" dan rasa tidak percaya diri dapat berdampak buruk, ada manfaat dari gagasan ini. Memahami bahwa perasaan tidak nyaman adalah pengalaman manusiawi dan bahwa tidak ada yang sempurna dapat membantu kita berkembang sebagai individu. Rasa insecure dapat mendorong seseorang untuk menjadi lebih jujur, rendah hati, dan terbuka terhadap informasi baru. Rasa Insecure dapat membantu kita menjadi orang yang lebih baik karena mengakui keterbatasan kita adalah langkah penting untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Sumber :
https://www.womensempowerment.id/ternyata-merasa-insecure-tidak-selalu-buruk-lho/
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-serang/baca-artikel/14288/Insecurity-Can-Be-Good-For-You.html
