14 Nov 2024

Gen Z Jangan Sampai Anti Toleransi

Group of young people posing for a photo
Create by : @Tim Content Writer PagarRaya'10

 

    Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan positif, dengan memegang nilai-nilai keberagaman dan inklusivitas yang telah mereka serap dari lingkungan yang heterogen dan representasi media yang beragam. Diulas dalam KBBI Online, Makna kata “Toleransi” merupakan sifat atau sifat yang menerima penyimpangan yang masih berada dalam batas atau ukuran yang diperbolehkan. Penyimpangan dalam konteks toleransi bisa berupa sebuah perbedaan dari satu hal dengan hal lain salah satunya adalah keberagaman budaya yang ada di Indonesia. 


    Sesuai dengan semboyan negara kita  yaitu “Bhineka Tunggal Ika“ mengandung makna bahwa meskipun Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya, semuanya tetap bersatu sebagai satu bangsa dan tujuan yang sama. Dengan begitu, toleransi menjadi hal penting yang harus dimiliki warga Indonesia. Kesadaran tentang pentingnya toleransi sudah seharusnya dibangun sejak dini untuk menciptakan generasi yang cemerlang. Generasi Z, yang tumbuh dalam era digital, menghadapi tantangan unik dalam memelihara toleransi di tengah keberagaman dan globalisasi. Dengan akses internet yang luas, maka kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan berbagai budaya dan pandangan semakin mudah. Namun, hal ini juga membawa risiko terpapar pada misinformasi dan polarisasi yang diperparah oleh media sosial.


   Dengan demikian, toleransi menjadi isu yang dibicarakan secara global, bahkan UNESCO menetapkan 16 November sebagai Hari Toleransi Internasional dengan mengeluarkan Declaration of Principles on Tolerance sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk ikut menyuarakan pentingnya toleransi. Pendidikan formal dan non-formal yang mempromosikan keterampilan kritis dan empati dapat membekali mereka untuk melawan polarisasi dan memajukan dialog antaragama yang sehat. Dengan demikian, generasi ini dapat memainkan peran penting dalam memperkuat kerukunan dan perdamaian di masa depan.


    Sebagai Gen-Z yang bijak memainkan peran di media sosial tentunya banyak cara yang bisa dilakukan untuk ikut serta dalam kampanye hari toleransi dunia. Mengutip dari detik.com upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu toleransi yang semakin krusial adalah dengan menghargai keragaman dan mengedukasi diri tentang kompleksitas isu-isu sosial dan budaya yang ada. 


   Menyebarkan kesadaran dan edukasi tentang pentingnya toleransi merupakan tanggung jawab kolektif yang dapat memperkuat fondasi sosial kita. Memperkaya informasi tentang keragaman budaya di seluruh dunia tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka pintu untuk dialog antar budaya yang lebih bermakna. Belajar menghargai pendapat dan memahami sudut pandang orang lain adalah keterampilan penting yang memungkinkan kita untuk berinteraksi secara harmonis dalam masyarakat yang beragam.


    Mengkampanyekan peringatan hari toleransi di media sosial dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong lebih banyak orang untuk terlibat dalam upaya-upaya positif ini. Mengambil bagian dalam peringatan Hari Toleransi Internasional, kita tidak hanya merayakan keragaman, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih damai dan harmonis


Sampai jumpa di artikel selanjutnya!


Sumber    :

(1) Arti Bhinneka Tunggal Ika, Tujuan, hingga Maknanya

https://www.gramedia.com/literasi/arti-bhinneka-tunggal-ika/


(2) Hari Toleransi Internasional: Sejarah, Makna dan Cara Memperingatinya

https://news.detik.com/berita/d-6404604/hari-toleransi-internasional-sejarah-makna-dan-cara-memperingatinya


(3) Hari Toleransi Internasional, Sejarah, Tema dan Signifikansinya

https://katadata.co.id/berita/internasional/637372c998d9a/hari-toleransi-internasional-sejarah-tema-dan-signifikansinya



Penulis : Siti Julaeha



#GenZ

#ToleransiTerhadapGenerasiZ

#DivisiContentWriterBatch10

#PemudaGatraAryaguna

#PagarRayaBatch'10
#PagarRaya 
#Pagaria

Add Comments


EmoticonEmoticon