| Create by : @Tim Content Writer PagarRaya'11 |
Hi Pagaria! Di era digital ini sepertinya kita sudah tidak asing lagi dengan istilah online dating dan hal yang paling ditakuti saat sedang online dating adalah di-ghosting. Yakan?
Apa itu istilah Ghosting?
Lalu, mengapa di-ghosting begitu menyakitkan?
Beberapa alasannya adalah:
Ketidakpastian dan perasaan ditinggalkan
Dampak emosional, seperti overthinking dan kehilangan kepercayaan diri
Pilihan yang lebih baik atau distraksi
Masalah Attachment Style
Tapi, di-ghosting tidak harus menjadi suatu hal yang menyeramkan dan menyakitkan, karena…
Di-Ghosting bukan berarti akhir dunia.
Di-ghosting adalah realitas yang harus dihadapi saat sedang online dating.
Ghosting adalah salah satu bentuk red flag dari si “dia”.
Kamu jadi bisa belajar dan membentuk dirimu yang jauh lebih baik dan kuat.
Cara hadapinnya gimana sih???
Evaluasi dari hubungan kalian, uraikan pemicu yang membuat orang yang ghosting berperilaku demikian. Jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Ingat bahwa perilaku ghosting belum tentu disebabkan dari kamu.
Jangan terlalu berharap pada seseorang yang baru dikenal dan menjadikannya sebagai pelampiasan, karena pada dasarnya dia juga hanyalah manusia.
Move On, fokus pada diri sendiri dengan kegiatan positif. Lakukanlah hal-hal yang digemari seperti hobi, dan jangan lupa untuk self rewarding!
Ghosting dalam online dating memang menyakitkan, tetapi harus selalu dihadapi di era digital ini. Pengalaman di-ghosting memberikan pelajaran berharga untuk lebih mengenali red flag dan membangun diri yang lebih kuat.
Jangan menyalahkan diri sendiri, tetap fokus pada hal-hal positif, dan jangan terlalu berharap pada seseorang yang baru dikenal
Sampai jumpa di artikel selanjutnya!