Hai, Pagaria! Pemeran utama kita pada topik kali ini adalah laut, kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas. Laut mempunyai banyak manfaat bagi seluruh makhluk hidup, tapi setelah kita menikmati banyak manfaat dari laut yang kaya dan amat luas itu, apakah kita sudah cukup memberi timbal balik sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan untuk laut? Paling tidak dengan menjaga dan melestarikannya. Lautan merupakan ekosistem yang paling mendominasi bumi. Ekosistem laut sebesar 70% dibandingkan dengan ekosistem daratan yang hanya 30%. Laut berfungsi untuk mengatur kadar suhu di bumi, karena laut dapat membawa suhu panas dari daerah khatulistiwa ke daerah kutub dan begitu pula sebaliknya. Apabila kita menjaga lingkungan dan laut dengan baik, maka suhu di semua wilayah akan stabil. Laut memiliki banyak manfaat bagi kehidupan, seperti sebagai sumber pangan dan perikanan terbesar, penghasil 50% oksigen bagi organisme di darat dari fitoplankton, penyerap karbondioksida, dan sumber air baku air minum. Potensi perikanan di laut Indonesia sebanyak 12,54 juta ton per tahun, memiliki 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 biota terumbu karang. Ini adalah hal yang sangat menakjubkan. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem laut di Indonesia terlihat sangat kurang. Hal ini bisa dibuktikan dengan data yang menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat kedua negara dengan penghasil sampah plastik terbesar di dunia. Tentu ini bukan sebuah prestasi yang membanggakan bagi negeri ini. Dilansir dari laman CekAja, setiap tahun Indonesia memproduksi hingga 3,2 juta ton sampah plastik. Ironisnya, sebagian besar sampah plastik ini selalu berakhir di lautan karena kurangnya pengelolaan. Jika dihitung, setiap penduduk Indonesia bertanggung jawab atas 17,2 kg sampah plastik yang mengapung dan mencemari ekosistem di laut. Apakah hanya sampah saja yang dapat merusak ekosistem laut? Tentu saja tidak. Penyebab sekaligus ancaman kerusakan ekosistem laut di Indonesia juga berasal dari adanya pencemaran limbah industri. Aktivitas industri yang tidak memiliki sistem pembuangan limbah akan memiliki dampak yang serius. Sumber daya laut seperti ikan-ikanan, udang dan yang lainnya apabila telah tercemar dan terkonsumsi oleh manusia maka hal tersebut tentu akan berdampak sangat buruk terhadap manusia. Seperti di awal tadi, apakah kita sudah cukup memberi timbal balik sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan untuk laut? Paling tidak dengan menjaga dan melestarikan laut. Berikut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga ekosistem laut. Mengurangi Penggunaan Sampah Plastik Dilansir dari laman CekAja, setiap tahun Indonesia memproduksi hingga 3,2 juta ton sampah plastik. Ironisnya, sebagian besar sampah plastik ini selalu berakhir di lautan karena kurangnya pengelolaan. Jika dihitung, setiap penduduk Indonesia bertanggung jawab atas 17,2 kg sampah plastik yang mengapung dan mencemari ekosistem di laut. Menjaga Kebersihan Pantai Pantai merupakan perbatasan antara lautan dan daratan yang seringkali dijadikan tempat rekreasi, Jika senang menikmati pantai atau melakukan aktivitas di laut seperti menyelam atau berselancar, jangan lupa untuk selalu membersihkan pantai dari sampah-sampah yang tersisa. Mengurangi Pemakaian Limbah Cair Ketika menggunakan produk kimia, limbah cair usai penggunaannya akan terbuang ke laut. Limbah ini dapat mengancam apabila mengandung zat kimia berbahaya. Maka dari itu, kita perlu membantu kelestarian laut dengan mengurangi penggunaan zat kimia beracun dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan produk yang bebas dari racun berbahaya dan buanglah limbah kimia dengan benar agar tidak mencemari laut. Tidak Merusak Terumbu Karang Terumbu karang memanglah indah, bahkan banyak orang yang rela berenang di lautan untuk melihat keindahan terumbu karang yang menghiasi permukaan bawah laut meskipun tidak sedikit dari mereka kakinya terluka karena terkena karang. Tapi tidak sedikit juga dari mereka yang dengan seenaknya mengambil atau bahkan tidak sadar merusak karang, sedangkan terumbu karang merupakan tempat hidup dan mencari makan para hewan laut. Memperluas Pengetahuan Mengenai tentang Laut Semua kehidupan di Bumi terhubung dengan laut dan para penghuninya. Semakin banyak belajar tentang laut, keinginan untuk menjaganya pun semakin besar. Kemudian, bagikan pengetahuan yang dimiliki agar semakin banyak orang yang peduli dengan kelangsungan sumber daya laut. Setelah mengetahui cara-cara merawat laut, tentunya sekarang kalian bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu melestarikan laut, dong! Laut adalah ekosistem penting yang perlu dijaga keseimbangan alamnya. Oleh karena itu, sebaiknya kita juga harus mulai aktif merawat laut, yaa! Sumber : https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/8-cara-melestarikan-laut-yang-bisa-kamu-lakukan/
PAGAR RAYA
17 Feb 2022
Mari Menjaga Ekosistem Laut agar Tetap Hidup dan Selalu Membiru
Related Posts
Add Comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)