25 Jan 2026

Social Awareness Gen Z – Tetap Manusia di Tengah Tekanan Zaman

Create by : @Tim Content Writer PagarRaya’13

 Halo Pagaria!

Hidup di zaman sekarang rasanya semuanya harus cepat. Cepat lulus, cepat kerja, cepat sukses, dan cepat terlihat “berhasil”. Gen-Z tumbuh di tengah dunia yang penuh tuntutan, standar tinggi, dan perbandingan tanpa henti, terutama dari media sosial. Tanpa sadar, tekanan ini membuat banyak dari kita lebih fokus bertahan daripada peduli.

Menjadi ambisius bukanlah hal yang salah. Tapi ketika semua energi habis untuk mengejar target pribadi, kita sering lupa melihat sekitar. Bukan karena tidak mau peduli, melainkan karena diri sendiri saja sudah terlalu lelah. Di sinilah pentingnya social awareness—kesadaran untuk tetap peka, meski hidup terasa berat.


Saat Dunia Terlalu Menuntut

Pagaria pasti pernah merasa harus kuat terus. Harus terlihat baik-baik saja, padahal di dalam kepala rasanya penuh. Tuntutan untuk selalu produktif membuat istirahat terasa seperti kesalahan. Akhirnya, banyak dari kita memaksa diri berjalan, meski sebenarnya sudah butuh berhenti.

Tekanan ini pelan-pelan membentuk pola hidup yang keras. Kita jadi terbiasa menekan perasaan sendiri, dan tanpa sadar ikut mengabaikan perasaan orang lain.


Menjadi Manusia di Tengah Kesibukan

Di tengah kesibukan mengejar masa depan, social awareness sering dianggap tidak prioritas. Padahal, kepedulian kecil mendengarkan teman, memahami keadaan sekitar, atau sekadar hadir punya dampak besar.

Gen-Z bukan generasi yang tidak peduli. Kita hanya hidup di era yang jarang memberi ruang untuk benar-benar berhenti dan merasakan. Mengembalikan empati bukan soal melakukan hal besar, tapi berani melambat dan sadar bahwa semua orang sedang berjuang dengan versinya masing-masing.


Kesimpulan :

Social awareness adalah pengingat bahwa kita tidak hidup sendirian. Di tengah tekanan zaman, Gen Z tetap perlu menjaga sisi manusianya. Ambisi boleh tinggi, tapi kepedulian jangan sampai hilang. Sebab hidup bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tapi juga bagaimana kita memperlakukan diri sendiri dan orang lain.


Tidak apa-apa jika kamu lelah. Tidak apa-apa jika kamu butuh berhenti sebentar. Tetap manusia di tengah tekanan zaman adalah bentuk keberanian. Pelan-pelan juga boleh, asalkan kamu tetap utuh dan peduli


Sumber :

(1) Tekanan Digital Buat Gen Z Burnout Sejak Muda – iBenews.id       https://www.ibenews.id/lifestyle/2056194996/tekanan-digital-buat-gen-z-burnout-sejak-muda


(2)
Hustle Culture dan Kesehatan Mental Gen Z – Bingkai Nasional

https://www.naker.news/dunia-kerja/1991723268/kerja-di-usia-muda-tekanan-besar-mengapa-gen-z-mudah-burnout


Penulis : Rifqi Ariq Sugianto


#SocialAwarenessGenZ
#MentalHealth
#DivisiContentWriterBatch13
#PemudaGatraAryaguna
#PagarRayaBatch'13
#PagarRaya 
#Pagaria 

Add Comments


EmoticonEmoticon