19 Feb 2022

Perubahan Iklim dan Sederet Faktanya yang Harus Kalian Ketahui!

Hai, Pagaria! Tahukah kalian? Perubahan iklim seringkali disebut sebagai fenomena pemanasan global. Hal ini karena adanya peningkatan gas rumah kaca yang terjadi pada lapisan atmosfer dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Ingin tahu lebih banyak mengenai perubahan iklim? Baca sampai akhir, yaaa!

  Dilansir dari ditjenppi.menlhk.go.id, pengertian dari perubahan iklim pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Kerangka Kerja Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC), adalah perubahan iklim yang disebabkan baik secara langsung atau tidak langsung oleh aktivitas manusia sehingga mengubah komposisi dari atmosfer global dan variabilitas iklim alami pada periode waktu yang dapat diperbandingkan. Komposisi atmosfer global yang dimaksud adalah komposisi material atmosfer bumi berupa Gas Rumah Kaca (GRK) yang diantaranya, terdiri dari Karbon Dioksida, Metana, Nitrogen, dan sebagainya.

Iklim berubah secara terus menerus karena adanya interaksi antara komponen-komponennya dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, dan faktor-faktor lain yang disebabkan oleh kegiatan manusia, seperti perubahan penggunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil. Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan perubahan iklim dilansir dari sumber.belajar.kemdikbud.go.id adalah sebagai berikut.

  1. Dipengaruhi oleh posisi jauh dekatnya matahari dari bumi. Ketika matahari mendekat, maka radiasi yang diterima bumi semakin banyak. Radiasi ini membantu proses konveksi atau naiknya uap air ke langit.

  2. Keadaan lingkungan, apakah daerah itu bergunung, berbukit, berhutan, atau berpasir. Daerah yang bergunung dan berbukit mempengaruhi gerak udara. Gunung atau bukit membuat udara terbantu untuk bergerak ke atas. Udara yang terangkat ke atas atau ke langit mempermudah proses terbentuknya awan.

  3. Dekat atau jauhnya suatu tempat dari sumber air, seperti laut atau danau. Daerah yang dekat dengan sumber air memiliki peluang mengalami curah hujan lebih tinggi daripada daerah yang jauh dari sumber air. Hal ini disebabkan oleh besarnya tingkat penguapan daerah yang dekat dengan sumber air. Karena itu, Indonesia memiliki curah hujan jauh lebih tinggi daripada pedalaman Australia. Selain karena terletak di dekat garis khatulistiwa, Indonesia juga dikelilingi oleh samudra yang luas sekali.

  4. Perubahan iklim juga dipengaruhi oleh aerosol yang bertebaran di atmosfer. Aerosol adalah partikel-partikel halus dalam gas dan udara. Aerosol bisa berasal dari debu padang pasir, letusan gunung berapi, atau akibat aktivitas manusia seperti asap motor dan pabrik.

 

Dampak Perubahan Iklim

Berdasarkan laman ditjenppi.menlhk.go.id, berikut adalah beberapa dampak dari perubahan iklim.

  1. Menurunnya kualitas air

Terlalu tingginya curah hujan akan mengakibatkan menurunnya kualitas sumber air. Selain itu, kenaikan suhu juga mengakibatkan kadar klorin pada air bersih.

  1. Perubahan habitat

Pemanasan suhu bumi, kenaikan batasan air laut, terjadinya banjir dan juga badai karena perubahan iklim akan membawa perubahan besar pada habitat sebagai rumah alami bagi berbagai spesies binatang, tanaman, dan berbagai organisme lain.

  1. Menurunnya kualitas dan kuantitas hutan

Kebakaran hutan merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim, sebagai paru paru bumi hutan merupakan produsen Oksigen (O2), selain itu, hutan juga membantu menyerap gas rumah kaca yang menjadi penyebab terjadinya pemanasan global.

  1. Meningkatnya wabah penyakit

Kenaikan suhu curah hujan dapat meningkatkan penyebaran wabah penyakit yang mematikan, seperti malaria, kolera dan demam berdarah. Hal ini disebabkan karena nyamuk pembawa virus-virus tersebut hidup dan berkembang biak pada cuaca yang panas dan lembab, dimana kondisi demikian akan secara umum disebabkan oleh perubahan iklim.

  1. Menurunnya produktivitas pertanian

Suhu yang terlalu panas dan berkurangnya ketersediaan air akan menghambat produktivitas pertanian. Perubahan iklim juga akan menyebabkan perubahan masa tanam dan panen ataupun menyebabkan munculnya hama dan wabah penyakit pada tanaman yang sebelumnya tidak ada.

  1. Tenggelamnya pulau-pulau kecil

Kenaikan suhu bumi yang menyebabkan mencairnya es pada dataran kutub-kutub bumi, kemudian menyebabkan peningkatan permukaan air laut yang menenggelamkan pulau-pulau kecil.

 

Fakta Perubahan Iklim

  1. Perubahan iklim mayoritas disebabkan oleh manusia

Meskipun perubahan iklim dapat disebabkan oleh faktor alam, aktivitas manusialah yang mempercepat perubahan iklim yang ekstrim. Penyebabnya adalah Co2 serta efek gas rumah kaca dari manusia. Jumlah gas rumah kaca di atmosfer bumi meningkat dari tahun ke tahun hingga mengakibatkan peningkatan suhu bumi.

  1. 11 persen populasi rentan terhadap dampak perubahan iklim global. 

Dampak dari perubahan iklim ini memang mempengaruhi seluruh umat manusia. Namun, sejumlah 800 juta orang atau 11% populasi di dunia diperkirakan terdampak secara langsung terhadap kekeringan, banjir, gelombang panas, cuaca ekstrem, dan kenaikan permukaan laut yang disebabkan oleh perubahan iklim.

  1.  2016 adalah tahun terpanas sepanjang rekor

Tahun 2016 menjadi tahun dimana suhu rata-rata bumi menjadi yang paling panas. Suhu tersebut lebih panas dibandingkan dengan rekor sebelumnya yaitu pada tahun 2015. Suhu rata-rata bumi pada tahun 2016 menjadi lebih panas 16 derajat celcius dibandingkan dengan suhu rata-rata bumi pada abad ke-20.

  1. Kita dapat berpartisipasi untuk mengurangi dampak perubahan iklim

Serangkaian bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim seperti es kutub utara mencair, permukaan air laut meningkat, suhu rata-rata bumi meningkat, dan lain-lain tentunya membuat kita berpikir bahwa tidak ada lagi yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya. Namun, jangan pesimis! Masih ada harapan bagi kita! Bagaimana caranya? 

  • Menggunakan sumber energi yang terbarukan dan lebih ramah lingkungan seperti perumahan dan apartemen yang berada pada kota besar yang mulai mengandalkan dan memasang panel surya untuk mengurangi penggunaan dan beban listrik 

  • Menggunakan peralatan ramah lingkungan seperti mengganti kantong plastik dengan tas kain sehingga bisa digunakan berulang, menggunakan lap untuk mengurangi pemakaian tisu, serta tidak banyak menggunakan kertas untuk tugas dan dokumen-dokumen yang tetap bisa dibahas secara digital. 

  • Menanam berbagai tanaman yang rindang di halaman rumah Anda. Halaman yang rindang akan menciptakan suasana yang sejuk dan teduh bagi lingkungan tempat tinggal serta menjadikannya semakin nyaman untuk ditinggali.

Nah, Itulah penjelasan mengenai perubahan iklim mulai dari pengertian, faktor penyebab, dampak, hingga fakta yang terkait. Kami harap setelah mengenal lebih dalam mengenai perubahan iklim ini, Pagaria dapat turut berperan untuk mengatasi perubahan iklim. Melalui aksi kecil seperti mengurangi penggunaan kantong plastik saja tentunya akan sangat membantu untuk membuat kondisi bumi yang kita tinggali ini menjadi lebih baik, lohh.


Sumber:

http://ditjenppi.menlhk.go.id/kcpi/index.php/info-iklim/perubahan-iklim 

https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/PerubahanIklim-sk/topik-2.html 

http://ditjenppi.menlhk.go.id/kcpi/index.php/info-iklim/dampak-fenomena-perubahan-iklim 

https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/fakta-penting-tentang-perubahan-iklim-global/7

https://indonesiagreenenergy.com/2018/05/31/fakta-fakta-tentang-perubahan-iklim-yang-harus-diketahui/

 


Add Comments


EmoticonEmoticon